START FROM THE END

“Biarlah hidup seperti air mengalir.” Begitulah kira-kira prinsip hidup sebagian dari kita. Yang melukiskan sebuah prinsip hidup yang tidak muluk-muluk, biarlah mengalir apa adanya. Begitulah sepertinya pemaknaan itu.
.
Namun kawan…
.
Perlu diingat jika, air yang mengalir itu “memiliki tujuan akhir” yang hendak dituju. Ya, ia menuju memuara dilautan luas. Ia akan terus bergerak melewati setiap rintangan datang menghalang.
.
Sebab air tidak mau berdiam diri. Karena jika ia berdiam diri, itu artinya ia mati. Ia akan dihuni oleh sumber kuman penyakit.
.
Ah, begitulah selaiknya prinsip hidup kita yang menjadikan air sebagai sebuah lambang siloka. Milikilah tujuan akhir yang ingin kita raih, kita tuju. Lalu kemudian kita berjalan untuk mencapainya. Siap menghadapi halang melintang yang datang menghampiri.
.
Kita tidak boleh berdiam diri. Kalah dengan keadaan. Dan kalau diam berarti kita mati.
.
Dan, sebaik-baik tujuan, adalah sukses diakhirat. Karena memang akhirat itu lebih baik dari dunia.
.
“Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (Q.S. Al-A’la: 16-17)
.
Maka, seperti apakah tujuan akhir diakhirat mu kelak?

_____

Imam Kamal

#saatperjalananpulangkerja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *