Formula SHARP Untuk Resolusi 2020

_______________

“Resolusi tahun ini adalah menjalankan resolusi tahun-tahun sebelumnya.” Begitu jawaban seorang teman, ketika saya bertanya, “Apa resolusimu di tahun ini?”

_______________

Memulai tahun baru biasanya memang diidentikkan dengan resolusi, meskipun mungkin masih banyak resolusi tahun sebelumnya yang masih belum terwujud. Namun jangan patah harapan. Kita masih bisa memperbaikinya di tahun-tahun mendatang. 

Membuat resolusi nyatanya memang bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa detil yang perlu kita perhatikan agar resolusi tersebut tidak hanya sekedar menjadi resolusi, namun kita pun juga dapat mewujudkan resolusi tersebut.

Ada lima hal yang perlu kita lakukan, untuk resolusi menjadi aksi yang nyata. Lima hal ini saya formulasikan dalam sebuah kata: SHARP, yaitu Specific, Hope, Action, Reminder, dan Positive.

Specific

Pilih secara spesifik apa yang akan dilakukan di tahun ini. Buat skala prioritas untuk memudahkan kita menyelesaikan pilihan-pilihan tersebut. Sebab yang terpenting adalah mengakhiri, bukan memulai.

Hope

Iringi harapan, Tuhan juga memilih dan meridhoi apa yang telah kita pilih. Sebab, sebaik-baik pilihan adalah pilihan-Nya. Berdoalah dan minta kepada-Nya.

Action

Jangan hanya berdoa, sertai dengan aksi yang nyata. Pertama dalam hal melayakkan diri sendiri agar mampu dan pantas mewujudkan pilihan resolusi tersebut. Setelahnya, lakukan apa-apa yang telah terprioritaskan. Sebab resolusi, punya hak untuk dijalani.

Reminder

Tidak semua yang terencanakan selalu berada pada trek yang lurus. Disinilah pentingnya reminder, pengingat diri. Caranya? Cek selalu pilihan yang telah dibuat secara berkala. Per-bulan, triwulan, atau semester. Minta bantuan juga kepada orang-orang terdekat untuk mengingatkan kita, atas resolusi yang telah dipilih.

Positive

Bagaimana pun juga, kita hanya mampu merencanakan resolusi dan menjalaninya secara optimal. Tapi hasil, Tuhan yang menentukan. Maka berpikir positif lah jika ternyata kita belum mampu mewujudkannya. Bisa jadi kita memang belum layak, atau belum pada waktunya. Sebab Tuhan Maha Mengetahui, apa yang terbaik bagi kita.

Wallahu a’lam. Selamat mencoba….

________________________

Imam Nugroho

Spiritual Inspirer

Penulis buku “KopiTivasi”

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *